Translate

Senin, 28 Oktober 2013

Malaikat maut ketuk pintuku

malam semakin kelabu, siang berdarah bercampur debu
rahang retak bertengger tenang, menutup pintu sang petualang

malaikat maut ketuk pintuku, tarik jiwaku jangan ragu
kehidupan tak lagi senang, mengadu antar jiwa memunculkan perang

roma telah runtuh sejak dulu, langit jatuh menerjang menimpaku
rawan usiaku malaikat maut menginginkan arwahku, ditinggal membusuk berbelatung tubuhku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar